16 Tahun Perjuangan FPI yang ‘Sia-sia’

fpiFPI adalah ormas yang sangat anti dgn miras. Bahkan sejak mereka berdiri tahun 1998 sampai hari ini Miras adalah salah satu objek yang paling mereka perangi habis-habisan.
5 Tahun pertama FPI berdiri (1998-2003), mereka sangat rutin mensweeping minuman keras ini. Tiap malam sweeping, tiada hari tanpa sweeping minuman keras. Semua di sweeping mulai dari pegadang eceran, sampai gudang-gudang besar yg menyimpan miras. Ada yang dibakar, ada yang di dobrak, ada yang dihancurkan, dsb. Gara2 tindakan ini banyak anggota FPI yang akhirnya ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Alasannya hukumnya rata2 sama, Pengrusakan bersama-sama. Kalau ditanya sama hakim, apa yg dirusak?? Jawabannya : Ada botol bir yang pecah. hehehe.. Ada yang di penjara 3 bulan, 6 bulan, 7 bulan dst… Tapi FPI nggak kapok. Tetep aja mereka lakukan terus, dimana-mana. ..Ini kegiatan mereka di 5 tahun pertama berdirinya FPI kira-kira dari tahun 1998 sampai 2003.

Di 5 tahun kedua, (2003-2008) pemerintah sepertinya mulai memahami maksud FPI. Soalnya FPI juga selalu punya argumen dan alasan logis saat ditanya. Pemerintah pun mulai lakukan pendekatan kepada FPI. Baca lebih lanjut

Iklan

Habib Rizieq: Jangan Lupa, ISIS Hadir di Tengah Kezaliman AS dan Sekutunya

10583947_10201364734559888_3450172473382371269_nIslam sangat peduli terhadap keadilan, dan umat Islam wajib menjunjung tinggi keadilan. Kepada siapapun kita harus adil, termasuk kepada musuh, kepada orang-orang kafir, dan kepada orang yang kita benci tetap wajib berlaku adil. Allah Swt berfirman: Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu golongan menjadikan kamu tidak berlaku adil. Demikian dijelaskan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengawali ceramahnya di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Rabu (13/8/2014).

“Namun jika keadilan tidak didapatkan, maka yang terjadi adalah kezaliman. Orang zalim pasti dia tidak adil, dan kalau orang adil pasti dia tidak zalim. Allah Swt berfirman: Kalian tidak boleh berbuat zalim dan tidak boleh dizalimi,” tambahnya.

Terhadap fenomena ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) yang sedang ramai diberitakan saat ini, Habib Rizieq juga mengajak untuk bersikap adil dan tidak menghukumi sebelum tahu permasalahannya. “Saya tidak mendukung ISIS, dan saya juga tidak berani mencela ISIS. Tapi saya ingin mengambil pelajaran dari fenomena ISIS,” ujarnya.

Sebelum menilai ISIS, kata Habib Rizieq, kita mesti tahu dulu bagaimana latar belakang masalahnya. Saat Irak di pimpin oleh Presiden Saddam Hussein, Amerika menyerang Irak. Tidak hanya Amerika, 40 negara lain juga ikut bekerjasama menyerang Irak. Mereka gulingkan Saddam Hussein, mereka ambil minyaknya, mereka porak-porandakan Iraq, dan mereka taruh pemerintahan boneka disana.

Akhirnya yang terjadi Baca lebih lanjut

AMBON, TEMANGGUNG DAN KEBUSUKAN MEDIA SEKULER

Oleh : Kaab as-Sidani

Pada sekitaran awal tahun 2011 umat Islam disibukkan dengan isu yang menghantam “citra” dienullah. Kasus itu adalah penyerangan gereja di temanggung oleh beberapa ormas Islam akibat pembelaan mereka terhadap izzah Islam ini yang diinjak-injak oleh sekelompok umat Nasrani yang terlalu berani. Walhasil, terjadi kerusakan yang cukup parah dan oleh beberapa pihak dianggap sebagai pemcorengan terhadap nama baik Islam.

AMBON

Media-media sekuler saat itu beramai-ramai memberitakan muharrik-muharrik yang terkait kasus ini. Mungkin bisa dikatakan bahwa media-media sekuler ini menjadikan kasus ini sebagai bahan olok-olok dan pencitraan yang buruk bagi harakah-harakah Islam seperti FPI, JAT dan lain sebagainya. Dan olok-olok ini menjadi sajian utama dalam barang jualan mereka. Pemutaran pita video yang berulang-ulang menjadi ajang cuci otak bagi masyarakat untuk menciptakan indoktrinasi bahwa harakah-harakah Islam adalah radikalis, fundamentalis yang tidak mendapat tempat di bumi nusantara ini.

Hingga akhirnya tiba pada tanggal 11 September 2011, tepat pada momentum 10 tahun serangan penuh berkah WTC. Pada hari itu sebagian umat Islam di tanah manise Ambon diserang ketenangannya oleh kaum obet. Ada masjid yang terbakar dan tidak sedikit korban meninggal dari kalangan kaum muslimin. Namun anehnya, media sekuler kurang tertarik untuk memberitakan isu ini. Bahkan siapa pelakunya, dan siapa korbannya, nampak tidak jelas jika menilik pada pemberitaan media-media sekuler.

Harga Sebuah Masjid

MASJID DIBAKAR

Masjid yang dimaksud di sini adalah masjid umat Islam, bukan masjid milik jemaat Ahmadiyah. Sebab lain akibatnya jika rumah ibadah kaum macam ini atau gereja-gereja. Belum dibakar, baru Baca lebih lanjut

Pemutarbalikan Fakta Dibalik Rekaman Video Cikeusik

video-cikesikTim Pengacara Muslim (TPM), pengacara 5 tersangka kasus penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, menyatakan ada pemutarbalikan fakta dalam rekaman video yang beredar. TPM menduga pihak jemaat Ahmadiahlah yang melakukan pemutarbalikan fakta itu.

“Telah terjadi pemutarbalikan fakta dan penggulingan opini oleh rekaman video yang ternyata dilakukan yang kita duga merupakan kelompok dari Ahmadiyah. Video tersebut dibuat dengan tidak ada rasa ketakutan, angle-anglenya tertentu bersifat tendensius, karena menyorot warga yang menyerang tetapi tidak mengambil jemaat Ahmadiyah,” jelas Mahendradatta dari TPM.

Hal itu disampaikan Mahendradatta di kantornya, Jl RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (13/2/2011).

TPM juga tidak setuju kalau kasus di Cikeusik itu dinilai sebagai penyerangan.

“Kita juga tidak setuju kalau ini dibilang sebagai penyerangan. Ini adalah bentrokan yang awalnya karena Suparta (warga Cikeusik) ingin berdialog dengan warga Ahmadiyah. Tapi justru tangannya itu dibacok pedang. Nah adiknya Suparta, Ujang (tersangka), tidak terima. Akhirnya terjadi bentrokan,” jelas dia.
Selain itu Tim Pengacara Muslim (TPM) sedang mendalami video yang tersebar tentang penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Termasuk misteri identitas pemberi salam tabik. Setelah diricek, tak ada warga desa yang kenal dengan pemberi salam yang ditujukan pada si pemvideo itu.
salam tabik penerang berpita biru
“Warga sana tidak Baca lebih lanjut

Terungkap, Biang Insiden Penusukan Jemaat HKBP Adalah HKBP Sendiri

JAKARTA (voa-islam.com) – Biang keladi insiden penusukan jemaat gereja ilegal HKBP Pondok Timur Indah Bekasi adalah provokasi jemaat HKBP sendiri. Demikian pernyataan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI), Munarman SH dalam pertemuan bertema “Dialog Terbuka Mencari Solusi HKBP” di Hotel Marcopolo Menteng Jakarta Pusat (Kamis, 16/9/2010).

Selain itu, Munarman juga mengklarifikasi berbagai berita media massa dengan mengungkapkan 7 fakta di balik insiden 12 September itu. Inilah klarifikasi atas insiden penusukan jemaat gereja ilegal HKBP Pondok Indah Bekasi: Baca lebih lanjut

Munarman : Saya Mengagendakan Pembubaran JIL

Sebagai organisasi yang selama ini lantang menyuarakan liberalisasi agama (Islam), Jaringan Islam Liberal (JIL), dalam beberapa tahun terakhir terlihat mati suri.

Hidup segan mati tak mau, karena sumber pendanaan adalah musuh bebuyutannya, mereka dari The Asia Foundation, USAID,Gorge Soros melalui Yayasan Tifa, mendadak dihentikan. Akibatnya proyek- proyek subversive politik dan agama yang mereka lancarkan menjadi kehilangan darah
Tapi baru saja salah satu pentolannya, Ulil Absar Abdalah, dipercaya partai penguasa (Partai Demokrat) menjadi pengurus di jajaran DPP, JIL kembali bersuara. Sudah mendapat suplai dana? Yang pasti, kali ini Baca lebih lanjut

Pernyataan FUI Menolak Pembubaran Ormas Islam

PERNYATAAN PERS
FORUM UMAT ISLAM (FUI)
TENTANG
OPERASI INTELIJEN’ UNTUK PEMBUBARAN ORMAS ISLAM

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Berdasarkan data dan fakta yang kami kumpulkan saat ini, terlihat jelas persekongkolan antara kaum Sekularis, Pluralis dan Liberalis (SEPILIS) dengan kaum Marxis, Leninis dan Komunis dalam upaya mengembangkan opini untuk membubarkan Ormas-ormas Islam pada umumnya dan FPI pada khususnya.

Persekongkolan tersebut juga melibatkan “Mafia” Narkoba, “Mafia Opini” dan “Mafia Jabatan” yang sangat terganggu dengan keberadaan Ormas-ormas Islam yang menyerukan penegakkan Syari’at Islam. Ini dikarenakan Syari’at Islam adalah musuh paham Marxisme, Leninisme, Komunisme, Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme. Syariat Islam juga musuh perbuatan korupsi, narkoba dan berbagai bentuk kemaksiatan politik dan kemaksiatan sosial.

Beberapa bukti dari persekongkolan jahat tersebut adalah:

Pertama; Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: