BOROBUDUR ADALAH PENINGGALAN NABI SULAIMAN

( abis nonton videonya, kira2 isinya seperti tulisan dibawah ini…. )

Jika selama ini banyak ilmuwan-ilmuwan mengatakan bahwa negeri saba’ yang diceritakan dalam alquran itu berada di daerah yang sekarang adalah Yaman, maka menurut KH Fahmi Basya, negeri saba’ itu sebenarnya berada di Indonesia. Benarkah?

borobudur-quran-cokie

Dalam flying book itu KH Fahmi Basya mengungkapkan dengan bukti-bukti ilmiah bahwa candi borobudur bukanlah hasil kebudayaan hindu, sebagaimana kita ketahui selama ini. Candi borobudur sudah ada sejak lama, jauh sebelum hindu ada di nusantara ini. Berdasarkan penelitiannya, candi borobudur itu bahkan di bangun oleh nabi sulaiman dengan bantuan para jin pada jaman ketika nusantara belum berbentuk seperti sekarang, yaitu masih berupa daratan yang luas. Banyak data dan analisis yang dipaparkan dalam flying book itu sebagai bukti terhadap argumen ini.

Untuk mengetahui salah satu bukti argumen itu, sebelumnya ada baiknya kita mengetahui simbol lafadz bismillah. Simbol itu bisa dibuat dengan melukis sebuah 7 buah lingkaran sama besar yang salah satu lingkaran berada di tengah dan dikelilingi oleh 6 lingkaran lainnya.
Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada Baca lebih lanjut

ADAM BUKAN MANUSIA PERTAMA ?

Ketika kita kelas 1 SMP ada pelajaran sejarah tentang manusia purba dan teori darwin bahwa manusia berasal dari monyet, maka serentak kita komplain ke guru2 kita bahwa manusia pertama itu Adam. Kemudian semua guru – guru sejarah tersebut secara kompak akan menjawab, “jangan hubungkan pelajaran ini dengan agama”. Inilah contoh doktrin Sekulerisme yang masuk kurikulum pendidikan.
Benarkah Adam manusia pertama ? Sekali lagi benarkah Adam manusia pertama ?Hampir semua orang yang kita tanya dengan pertanyaan “siapa manusia pertama di dunia ?” Dapat kita pastikan jawabannya adalah : Adam !

Sekedar nambah info dan pengetahuan, mari kita kaji dan cermati artikel menarik berjudul Mengenal Awal Kejadian Manusia yang Disampaikan pada Kajian Bulanan di Al Azhar Jakarta Baca lebih lanjut

Hubungan Perjuangan Melawan Penjajah Belanda di Indonesia dengan Khilafah Islam

Sudah menjadi rahasia umum di kalangan orang/pejabat Belanda bahwa banyak sultan-sultan di Indonesia memberikan baiatnya (sumpah kesetiaan dan kepatuhan) kepada Khalifah di Istanbul. Dengan itu secara efektif kaum Muslim di wilayah Sultan itu menjadi warga negara Khilafah [Negara Islam].

Kaum Muslim di Aceh adalah yang paling menyadari akan status mereka. Koran Sumatera Post menulis tentang ini pada tahun 1922: “Sesungguhnya kaum Muslim Aceh mengakui Khalifah di Istanbul.”

Bukan hanya itu, mereka juga mengakui fakta bahwa tanah mereka adalah bagian dari Negara Islam. Ini adalah salah satu alasan atas perlawanan sengit mereka melawan Belanda. Sebagaimana yang diakui Koran Sumatra Post tahun 1922: “Pada hari ini, Baca lebih lanjut

NU, NKRI dan Khilafah

KH Mutawakkil ‘Alallah — kebetulan nama beliau sama dengan salah satu gelar seorang Khalifah Bani Abasiyah — Ketua PW NU Jatim menegaskan, bahwa siapapun dan apapun ormasnya yang mengganggu asas Pancasila dan keutuhan NKRI, maka akan berhadapan dengan NU.

Pernyataan keras ini disampaikan sebagaimana dinukil eramuslim dari situs on-line NU oleh Kyai tersebut pada acara Harlah NU di Jombang. Ia juga dengan tegas meminta Negara bertindak tegas kepada pengusung ide Khilafah. Peryataan ini tentu mengandung ironi di tengah gagasan penegakan Khilafah yang semakin kuat mendapatkan sambutan hangat dari seluruh komponen ummat – tentu termasuk ummat Nahdliyin. Baca lebih lanjut

Islam, Sekulerisme dan Indonesia

Ali Mustofa* – detikNews

Jakarta – Islam adalah agama yang sempurna (kaffah), mengatur seluruh aspek kehidupan. Mulai dari yang dipandang kecil seperti memakai sandal mulai dari kaki kanan terlebih dahulu hingga mengatur urusan politik dan pemerintahan.

Islam mengatur segenap perbuatan manusia dalam hubunganya dengan Khaliq-nya, hal ini tercermin dalam aqidah dan ibadah ritual dan spiritual. Seperti: tauhid, salat, zakat, puasa dan lain-lain. Kedua, mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Yang diwujudkan berupa Baca lebih lanjut

Ternyata Dasar Negara Indonesia Bukan Pancasila Tapi Allah

Dr. Eggi Sudjana SH MSi dalam talkshow di TV swasta menyebutkan bahwa kalau dicermati, ternyata justru negara Indonesia ini secara hukum bukanlah berdasarkan Pancasila. Sebaliknya, di dalam UUD 45 malah ditegaskan bahwa dasar negara kita adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dan sesuai dengan Preambule atau Pembukaan UUD 1945, Tuhan yang dimaksud tidak lain adalah Allah subhanahu wata’ala. Sehingga secara hukum jelas sekali bahwa dasar negara kita ini adalah Islam atau hukum Allah SWT.

Pernyataan itu muncul saat berdebat dengan Abdul Muqsith yang mewakili kalangan AKK-BB. Saat itu Abdul Muqsith menyatakan bahwa Indonesia bukan negara Islam, bukan berdasarkan Al-Quran dan hadits, tetapi berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

Mungkin maunya Abdul Muqsith menegaskan bahwa Ahmadiyah boleh saja melakukan kegiatan yang bertentangan dengan ajaran Islam, toh negara kita kan bukan negara Islam, bukan berdasarkan Quran dan Sunnah.

Tetapi tiba-tiba Mas Eggi balik bertanya tentang siapa yang bilang bahwa dasar negara kita ini Pancasila? Mana dasar hukumnya kita mengatakan itu? Baca lebih lanjut

Inikah Alasan-alasan yang membuat orang Islam menjadi ‘Teroris’.?

Istilah teroris dan terorime ini mulai ramai dibicarakan pasca tragedi WTC 9/11 saat itu President Bush lewat pidatonya menabuh genderang perang melawan teroris dan membagi dunia menjadi dua kelompok yaitu bersama kami atau bersama teroris.

Sejak itu maka istilah teroris mulai ramai dan menjadi komoditas berita maupun komoditas politik, teroris kemudian identik bom dan kekerasan dan lebih tepatnya diidentikkan dengan aksi kekerasan yang bernuansa agama ( baca : agama Islam )

Setiap aksi kekerasan dan bom ( jika pelakunya Islam ) kemudian disebut terorisme dan pelakunya adalah teroris.

Walaupun semua orang menolak Islam dikaitkan dengan teroris tetapi secara jujur berdasarkan Data ledakan bom dari tahun 2000 yang hampir semuanya ‘memang’ dilakukan oleh orang Islam.

Lalu apakah Islam Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: