Ketua PKB Tobasa Orang Kristen


12 Januari 2008

Direncanakan Gus Dur melantik mereka sebelum pertengahan 2008 di Kabupaten Samosir.

ketua syuro juga nasrani; blog berita; jarar siahaan

Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa [PKB] Kabupaten Toba Samosir masa tugas 2007-2012 terbentuk beberapa waktu lalu. Tujuh pengurus PKB di tingkat kecamatan atau PAC seluruhnya sepakat memilih seorang Kristen menjadi pemimpin partai tersebut, yaitu Sabaruddin Tambunan [foto di sebelah], yang sehari-hari bekerja sebagai wartawan sebuah koran terbitan Medan. Sementara sebagai Ketua Syuro DPC PKB Tobasa adalah Manang Hutabarat, yang juga seorang Kristen.

Terpilihnya Sabaruddin dan Manang memimpin PKB cukup menarik karena PKB adalah partai politik yang selama ini identik dengan Islam dan Nahdlatul Ulama [NU]. Tobasa sendiri merupakan daerah dengan mayoritas penduduk beragama Protestan. Jumlah umat Islam di Tobasa sebanyak kurang-lebih 11 ribu jiwa atau hanya 10 persen dari total penduduk.

Ketua Tanfidz DPC PKB Tobasa yang baru, Sabaruddin Tambunan, dalam wawancara dengan Blog Berita, Jumat kemarin, mengatakan dirinya sudah lama mengagumi Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, salah satu pendiri PKB dan Ketua Dewan Syuro DPP PKB. Baginya, Gus Dur adalah satu dari sedikit tokoh muslim Indonesia yang berani dan tegas membela kebebasan beragama; Gus Dur dan PKB menolak keras upaya-upaya menjadikan Indonesia sebagai negara Islam; semasa menjadi Presiden RI, Gus Dur melarang kelompok fundamentalis berangkat jihad ke provinsi lain dan luar negeri untuk berperang dengan alasan membela agama.

“Saya melihat, Gus Dur bahkan mengorbankan dirinya sendiri, mengorbankan popularitasnya sendiri di kalangan umat Islam, demi membela minoritas non-muslim. Inilah yang membuat saya berpikir, seharusnya kami orang Kristen bisa berbuat seperti Gus Dur,” kata Sabaruddin.

Dia menjelaskan kepada Blog Berita, PKB bukanlah partai Islam, melainkan partai “relijius-nasionalis”. Kalau memang PKB adalah partai Islam, seharusnya PKB mendukung penerapan syariat Islam dalam kehidupan bernegara, tapi faktanya PKB malah menentang. Di Tanah Air juga sudah banyak non-Islam yang menjadi pengurus PKB. Kata Sabaruddin, ada anggota DPR-RI dari PKB di NTT yang beragama Kristen, dan bahkan ada pendeta Kristen yang menjadi pengurus PKB Provinsi Sumatera Utara. “Itulah bukti bahwa PKB bukan partai Islam, sebab partai Islam pasti tidak akan menerima umat lain menjadi pengurusnya,” katanya.

Kehadiran pengurus non-muslim di tubuh PKB, menurut catatan Blog Berita, pernah menjadi sorotan pers beberapa tahun lalu. Ada pengurus PKB yang beragama Islam menolak kehadiran orang-orang non-muslim tersebut, namun Gus Dur bersikap tegas bahwa PKB bukanlah partai Islam. PKB, kata Gus Dur, jangan disamakan dengan NU yang memang organisasi Islam. Akhirnya, karena ketegasan Gus Dur bahwa pengurus PKB bisa non-muslim, maka pengurus tadi, yang beragama Islam tersebut, memilih untuk tidak lagi ikut sebagai pengurus PKB, dan Gus Dur mempersilakannya.

Sebenarnya hal ini sudah ditegaskan pada Anggaran Dasar PKB, Pasal 6 [a], bahwa salah satu fungsi PKB adalah “Sebagai wadah berhimpun bagi setiap warga negara Indonesia dengan tanpa membedakan asal-usul, keturunan, suku, golongan, agama dan profesi.”

Pengurus DPC PKB Tobasa yang baru terpilih ini direncanakan akan dilantik langsung oleh Gus Dur sebelum pertengahan 2008 di kabupaten tetangga, Kabupaten Samosir. Pengurus PKB dari beberapa kabupaten di Sumut akan berkumpul di Samosir. [http://www.blogberita.com]

Artikel lain:

Boleh mengutip artikel ini dengan menyebut sumbernya http://www.blogberita.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: